Selasa, 19 Maret 2019 | 13.09 WIB
KiniNEWS>Travel>Jelajah>Legenda Rakyat Kawah Putih Tinggi Raja Simalungun

Legenda Rakyat Kawah Putih Tinggi Raja Simalungun

Sabtu, 2 Augu 2014 - 21:09 WIB

IMG-1002

Kisah Legenda Rakyat Kawah Putih Tinggi Raja

DK. TINGGI RAJA, kini.co.id – Kawah Putih Tinggi Raja yang terletak di Kecamatan Silau Kahaean Kab. Simalungun ini mungkin tidak asing lagi bagi warga sumatera utara. Wisata alam yang eksotis ini menghadirkan suasana alam yang begitu indah dan alami. Secara ilmiah, proses terjadinya kawah air panas Tinggi Raja ini diakibatkan oleh air yang meresap kedalam kerak bumi kemudian dipanaskan oleh bebatuan bertemperatur tinggi yang kemudian menguap kepermukaan, dengan suhu yang panas uap dapat mencairkan padatan mineral seperti kapur dan belerang. Namun disisi lain, team Kini.co yang datang kelokasi untuk mengeksplorasi daerah wisata ini mendapat sebuah informasi lain tentang cerita rakyat desa Tinggi Raja yang bertentangan dengan logika, namun sudah turun-temurun diceritakan. Adalah seorang pria penduduk setempat bermarga Damanik yang kami mintai informasi detail tentang Kawah Putih Tinggi Raja. Menurut kisah yang diceritakan Bpk. Damanik kepada Kini.co, dahulu kala daerah tinggi raja ini adalah sebuah daerah kerajaan-kerajaan yang makmur. Adalah seorang Raja yang mempunyai orang tua yang sudah tua renta, suatu ketika Raja tersebut hendak mengirim makanan lezat kepada orang tua nya yang sudah tua tersebut, maka sang Raja memerintahkan seorang petani Aren yang kala itu hendak pulang kedaerah tempat orang tua sang Raja tinggal. Namun ditengah perjalanan pesuruh raja tersebut lalai, dia memakan semua bekal ibu sang raja dan menyisakan makanan yang tidak layak berupa tulang belulang. Mendapati bekal makanan yang tidak layak hasil kiriman sang Raja, si ibu pun murka, si ibu memanggil anak-anak nya yang lain untuk mengadakan sebuah acara tari-tarian dengan media seekor kucing. Ditengah acara tersebut terjadi sebuah insiden, dimana air panas yang sedah dimasak tumpah. Air panas yang tumpah tersebut meluas keseluruh daerah dan membanjiri daerah tersebut. Daerah yang dibanjiri air panas tersebut inilah yang kini kita dapati menjadi sebuah kawah air panas dan nama Tinggi Raja juga diambil karena cerita legenda ini dimana daerah ini dahulu kala adalah Kerajaan nya para Raja-raja. Berikut cuplikan hasil wawancara team Kini.co dengan Bpk. Damanik.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Travel Terkini Lainnya
Destinasi - Selasa, 29 Januari 2019 - 18:31 WIB

Ekonomi Batam lesu, ritel beken menutup gerai

BATAM kini tidak lagi menjanjikan bagi sebagian ritel berjaringan tingkat nasional. Akibatnya, sejumlah ritel beken memilih menghentikan operasinya.Penutupan ritel nasional ...
Tak Berkategori - Senin, 21 Januari 2019 - 12:40 WIB

Pemerintah persilahkan KPPU selidiki dugaan kartel pada tiket pesawat

MAHALNYA harga tiket pesawat menjadi keluhan pengguna angkutan udara sejak pertengahan 2018, sehingga banyak kalangan menduga terjadi kartel dalam penjualan ...
Mancanegara - Selasa, 15 Januari 2019 - 23:10 WIB

Ada kota di Cina yang tak boleh sembarangan dikunjungi

KOTA Taian di Provinsi Shandong jadi tempat penting bagi masyarakat China. Di zaman dulu, tak sembarang orang bisa datang!Tai Mountain ...
Jelajah - Kamis, 10 Januari 2019 - 22:27 WIB

Garuda Indonesia tampilkan musik akustik di pesawat

MASKAPAI nasional Garuda Indonesia kembali menghadirkan terobosan baru dalam memberikan pengalaman penerbangan yang berbeda kepada pengguna jasa melalui hadirnya hiburan ...
Indonesia Ku - Kamis, 10 Januari 2019 - 22:17 WIB

Indonesia negara paling aman ke-9 di dunia

INDONESIA ditetapkan sebagai salah satu negara paling aman di dunia atau berada di urutan kesembilan menurut laporan Gallup’s Law and ...
Jelajah - Rabu, 2 Januari 2019 - 23:40 WIB

Satpol PP Batam harus bertanggungjawab atas praktik pungli di Jembatan Barelang

KOMUNITAS pecinta wisata Barelang mengeluh pungutan liar (Pungli) di Jembatan Balerang yang kian lama kian meresahkan pengunjung. Mereka meminta Satuan ...