Selasa, 12 Desember 2017 | 19.18 WIB
KiniNEWS>Travel>Jelajah>Yovi Pilih Resign Kantoran, Fokus Geluti Bisnis ‘JELAJAH SUMUT’

Yovi Pilih Resign Kantoran, Fokus Geluti Bisnis ‘JELAJAH SUMUT’

Minggu, 7 Mei 2017 - 11:39 WIB

IMG-1156

Rombongan trip Medan (Jelajah Sumut)

Medan, kini.co.id – Memiliki hobi traveling yang digeluti Yovi Richard Fauzy ternyata jadi peluang usaha yang cukup menjanjikan.

Alumnus Fakultas Hukum, ini mulai melihat peluang ini sejak 2010 dan akhirnya ia mulai secara resmi 5 Mei 2010, dengan membuat Jelajah ACSU (Adventure Club Sumatera Utara).

Namun seiring berjalannya waktu, Yovi pun mengubah nama brandnya menjadi ‘JELAJAH SUMUT’, untuk lebih menguatkan identitas Medan, Sumatera Utaranya.

“Ya, pada awalnya hanya sendiri karena masih handle trip trekking yang ringan-ringan saja. Kemudian beberapa bulan kemudian merekrut 4 orang crew untuk membantu segala kegiatan traveling. Karena organizer trip seperti ini mendapat respon yang luar biasa dari semua kalangan hingga jumlah peminat di setiap trip semakin hari semakin bertambah,” katanya di Medan, Sabtu (6/5).

Lelaki kelahiran Medan 26 November 1986 ini mengatakan ide awal dari usaha ini sebenarnya muncul sepintas saja dibenaknya.

Yovi yang menggemari kegiatan touring dan kegiatan adventure berfikir kilat untuk bagaimana caranya mengkombinasikan kegiatan touring dan berpetualang di alam dalam satu wadah yang bisa di nikmati semua kalangan.

Dan tentunya jadi peluang usaha bisa menghasilkan uang, meskipun saat ia memulainya orientasi utamanya masih untuk menutupi biaya operational penyaluran hobby jalan-jalannya.

“Alhamdulillah berkembang hingga ke ranah tour dengan peningkatan tamu-tamu domestik dan beberapa kali tamu dari luar negeri,” jelas suami dari Marini Lestari Siregar ini.

Yovi sedikit menceritakan awal pembentukannya nama brand yang digunakan adalah Jelajah-Acsu, kepanjangan dari Jelajah adventure club sumatera utara.

Di sini ia menguatkan signal bahwasannya jelajah itu adalah organizer trip yang khusus mewadahi kegiatan-kegiatan adventure di Sumatera utara.

“Seiring dengan berjalannya waktu nama tersebut kami ganti menjadi “JELAJAH SUMUT” untuk lebih menguatkan identitas Sumatera Utara-nya, dan lebih meyakinkan semua orang bahwasannya kami tidak hanya menyediakan paket adventure tapi juga menyediakan paket-paket tour wisata dengan fasilitas serta kegiatan yg dapat di sesuaikan dengan permintaan pemesan,” ujarnya.

Yovi meyakini dari awal pembentukan, ia optimis peluang usahanya ini bakal berkembang dan punya pangsa pasar yang luas dan tanpa batas. Meski diawal berdiri Yovi belum memprioritaskan usahanya ini, karena ia masih menjalani pekerjaan utamanya sebagai karyawan bank swasta, dan ia memanfaatkan waktu weekendnya untuk menjalani usaha ini.

Tepat di awal 2014 ia membulatkan tekad dan memutuskan untuk resign dari pekerjaan kantoran dan fokus di usaha travel ini hingga berjalan hingga sekarang.

“Untuk pertama kali usaha ini memang membutuhkan dana yang lumayan, hanya saja karena awalnya kawan kawan yang ikut traveling ini menjadi modal utama bagi saya, dan sekarang kami sudah bisa memberikan berapa dana yang kami berikan bagi para traveling yang ingin bergabung dengan kami, dan budgetnya ditentukan jauh dekat perjalanan,”pungkasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Travel Terkini Lainnya
Apresiasi kepada media, Kemenpar berikan penghargaan APWI 2017
Indonesia Ku - Selasa, 12 Desember 2017 - 01:23 WIB

Apresiasi kepada media, Kemenpar berikan penghargaan APWI 2017

Kementerian Pariwisata memberikan penghargaan kepada insan media yang telah bekerja sama menyebarkan informasi pariwisata dalam acara Anugerah Pewarta Wisata Indonesia ...
Bali rumah kedua wisman Australia
Destinasi - Senin, 11 Desember 2017 - 10:20 WIB

Bali rumah kedua wisman Australia

Pulau Dewata, Bali masih menjadi tujuan favorit wisatawan mancanegara (wisman) asal Australia bahkan banyak di antara mereka yang sudah menganggap ...
Festival durian Sinapeul diharapkan jadi magnet wisatawan
Destinasi - Sabtu, 9 Desember 2017 - 15:37 WIB

Festival durian Sinapeul diharapkan jadi magnet wisatawan

Festival durian Sindangwangi 2017 yang digelar di Pasar Ikan Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Sabtu ...
Makanan Indonesia Yang Dianggap Orang Bule Ekstrem
Kuliner - Jumat, 8 Desember 2017 - 14:58 WIB

Makanan Indonesia Yang Dianggap Orang Bule Ekstrem

Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya dan kuliner. Itu udah bukan rahasia lagi bagi penduduk dunia.Nah, di antara berbagai ...
Akhir pekan ini, wayang ajen kembali meriahkan Kabupaten Kuningan
Destinasi - Rabu, 6 Desember 2017 - 14:59 WIB

Akhir pekan ini, wayang ajen kembali meriahkan Kabupaten Kuningan

Setelah sukses menggelar Tour de Linggarjati 2017, Kabupaten Kuningan akan menggelar Wayang Ajen pada akhir pekan, Sabtu (9/12) ini. ...
Wapres JK yakin kunjungan wisatawan domestik dan wisman dongkrok ekonomi
Destinasi - Minggu, 3 Desember 2017 - 08:26 WIB

Wapres JK yakin kunjungan wisatawan domestik dan wisman dongkrok ekonomi

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan, kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara saat ini dinilai mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Menurutnya ...