Kamis, 21 Februari 2019 | 19.18 WIB
KiniNEWS>Travel>Destinasi>Libur Dua Pekan, Taman Mini Targetkan Penjunjung 350 Ribu Orang

Libur Dua Pekan, Taman Mini Targetkan Penjunjung 350 Ribu Orang

Senin, 26 Juni 2017 - 13:27 WIB

IMG-1171

Sejumlah penari dalam Festival Permainan Tradisional Anak Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah. Antara/Sigid Kurniawan.

Jakarta, kini.co.id – Pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menargetkan sekitar 350 ribu kunjungan wisatawan selama dua pekan libur Lebaran, 25 Juni-9 Juli.

Target itu dinilai cukup realistis mengingat pada 2016 jumlah wisatawan yang mengunjungi TMII, Jakarta selama sepekan libur Lebaran tembus diangka angka 400 ribu orang.

“Sekarang karena masa liburnya dua pekan jadi seharusnya jumlahnya bisa jauh di atas target,” ujar Kepala Bagian Humas TMII Jerrymias PT Lahama di Jakarta, Senin (26/6).

Menurutnya, puncak kunjungan diperkirakan akan terjadi pada H+3 Lebran atau pada Selasa (27/6) dengan sekitar 60 ribu pengunjung.

“Hari H hingga H+3 Lebaran, pengunjung yang datang berasal dari wilayah Jabodetabek, sementara pengunjung luar daerah biasanya baru berdatangan setelahnya,” tegasnya.

Selama libur panjang Lebaran, pengelola TMII menaikkan harga tiket masuk dari Rp10.000 menjadi Rp15.000.

Berdasarkan pantauan Antara sekitar pukul 09.00 hingga 11.00 WIB, banyak pengunjung memadati beberapa anjungan daerah dan wahana favorit di TMII seperti Snowbay Water Skyworld, Taman Legenda Keong Mas, Taman Burung, kereta gantung, kereta tenaga angin (aeromovel), dan kereta mini.

Selain beberapa objek tersebut, pihak pengelola juga menyiapkan parade bedug dan perkusi islami Gambang Kromong, pertunjukan musik dangdut, serta pesona kesenian Nusantara di anjungan daerah.

Dengan mengusung tema “Lepas Rindu Kampoeng Halaman”, pengelola TMII ingin memfasilitasi warga Jabodetabek terutama yang tidak mudik, untuk tetap bisa merasakan suasana di daerah asalnya masing-masing dengan mengunjungi anjungan -anjungan daerah yang tersedia.

“Kami berharap dengan mereka buka bekal kemudian makan bersama sambil mendengarkan alunan musik khas di anjungan daerah, para pengunjung bisa tetap merasakan suasana kampung halaman meski tidak mudik,” tandasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Travel Terkini Lainnya
Destinasi - Selasa, 29 Januari 2019 - 18:31 WIB

Ekonomi Batam lesu, ritel beken menutup gerai

BATAM kini tidak lagi menjanjikan bagi sebagian ritel berjaringan tingkat nasional. Akibatnya, sejumlah ritel beken memilih menghentikan operasinya.Penutupan ritel nasional ...
Tak Berkategori - Senin, 21 Januari 2019 - 12:40 WIB

Pemerintah persilahkan KPPU selidiki dugaan kartel pada tiket pesawat

MAHALNYA harga tiket pesawat menjadi keluhan pengguna angkutan udara sejak pertengahan 2018, sehingga banyak kalangan menduga terjadi kartel dalam penjualan ...
Mancanegara - Selasa, 15 Januari 2019 - 23:10 WIB

Ada kota di Cina yang tak boleh sembarangan dikunjungi

KOTA Taian di Provinsi Shandong jadi tempat penting bagi masyarakat China. Di zaman dulu, tak sembarang orang bisa datang!Tai Mountain ...
Jelajah - Kamis, 10 Januari 2019 - 22:27 WIB

Garuda Indonesia tampilkan musik akustik di pesawat

MASKAPAI nasional Garuda Indonesia kembali menghadirkan terobosan baru dalam memberikan pengalaman penerbangan yang berbeda kepada pengguna jasa melalui hadirnya hiburan ...
Indonesia Ku - Kamis, 10 Januari 2019 - 22:17 WIB

Indonesia negara paling aman ke-9 di dunia

INDONESIA ditetapkan sebagai salah satu negara paling aman di dunia atau berada di urutan kesembilan menurut laporan Gallup’s Law and ...
Jelajah - Rabu, 2 Januari 2019 - 23:40 WIB

Satpol PP Batam harus bertanggungjawab atas praktik pungli di Jembatan Barelang

KOMUNITAS pecinta wisata Barelang mengeluh pungutan liar (Pungli) di Jembatan Balerang yang kian lama kian meresahkan pengunjung. Mereka meminta Satuan ...