Rabu, 24 Januari 2018 | 10.12 WIB
KiniNEWS>Travel>Destinasi>Festival Bungah dan Buah 2017 di Tanah Karo Aman Bagi Wisatawan

Festival Bungah dan Buah 2017 di Tanah Karo Aman Bagi Wisatawan

Reporter : Rahmat Kurniawan | Sabtu, 8 Juli 2017 - 18:35 WIB

IMG-1193

Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi membuka Festival Buah dan Bungah 2017 di Berastagi, Karo. Istimewa

KARO, kini.co.id – Kementrian Pariwisata menggelar agenda andalan di tanah Sumatera Utara, yakni Festival Buah dan Bunga 2017 yang digelar di Danau Toba, Sumatera Utara.

Festival yang saat ini tengah berlangsung sejak Kamis (6/7) hingga Minggu (9/7) besok itu dikenal dengan Bumi Turang oleh masyarakat Karo, yang berarti berbudaya pertanian (agrikultur) serta memiliki alam pegunungan subur sebagai penghasil bunga, buah, dan sayur untuk memenuhi kebutuhan produk pertanian di Sumatra Utara.

Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi mengatakan agar kualitas Festival Bunga dan Buah 2017 di Kabupaten Karo terus ditingkatkan agar bisa menarik perhatian wisatawan dalam negeri dan mancanegara.

“Festival yang sudah masuk dalam Kalender Pariwisata Indonesia itu harus benar-benar bisa menarik minat wisatawan,” ujarnya di Karo, Kamis (6/7).

Dengan tertariknya wisatawan terhadap festival tersebut, maka kunjungan turis ke Sumatera Utara akan meningkat seperti yang diharapkan.

Ia menyebutkan selain Kabupaten Parapat, Simalungun, Tangkahan, Langkat, dan Berastagi, Karo menjadi salah satu daerah tujuan wisata utama di Sumut. Kabupaten Karo sendiri dikenal sebagai salah satu sentra produsen utama bunga, buah, dan sayuran di Sumut.

Dikatakan Erry, Kementerian Pariwisata telah menetapkan 17 kalender even kawasan Danau Toba termasuk Festival Bunga dan Buah yang digelar hari ini.

Oleh karenanya Erry cukup optimis jika pelaksanaan festival ini dapat silaksanakan secara rutin dan terjadwal setiap tahun serta didukung budaya kerja di Tanah Karo maka tingkat kunjungan wisatawan ke Sumut dan Karo khususnya akan meningkat.

Kondisi ini tentunya turut mengangkat perekonomian masyarakat termasuk para petani bunga, buah dan sayur.

“Tentu ini harus didukung masyarakat sehingga wisatawan yang berkunjung merasa nyaman dan betah berkunjung,” ujar Erry.

Ditempat yang sama Bupati Karo, Tarkelin Brahmana, mengatakan, pagelaran Festival Bunga dan Buah yang memang rutin dilakukan setiap tahun diharapkan bisa memulihkan kunjungan wisatawan setelah menurun pasca erupsinya Gunung Sinabung. Festival ini diharapkan meningkatkan perekonomian masyarakat karena adanya pengenalan bunga dan buah produksi daerah itu diharapkan juga menarik minat pembeli.

“Dengan banyak wisatawan dan konsumen termasuk investor di bidang bunga, buah, dan sayur, maka perekonomian Karo akan bertumbuh,” katanya.

Bupati menegaskan Festival Bunga dan Buah diharapkan sebagai bukti bahwa Karo aman untuk dikunjungi.

“Hanya anya beberapa kawasan saja di zona merah yang tidak aman paska erupsi lalu,” pungkasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Travel Terkini Lainnya
Pengunjung Taman Komodo Dibatasi, Kenapa?
Indonesia Ku - Sabtu, 20 Januari 2018 - 09:50 WIB

Pengunjung Taman Komodo Dibatasi, Kenapa?

Taman Nasional Komodo (TNK) merupakan salahsatu objek wisata anadalan Indonesia yang menarik kunjungan wisatawan mancanegara.Kunjungan wisatawan baik dari dalam maupun ...
Lima tips atasi kantong  bolong saat musim liburan
Destinasi - Selasa, 26 Desember 2017 - 12:43 WIB

Lima tips atasi kantong bolong saat musim liburan

Musim liburan akhir tahun sudah di depan mata. Ada baiknya Anda melakukan segala persiapan agar liburan Anda berjalan dengan lancar. ...
Dongkrak sektor pariwisata, Pemkab Majalengka terus berbenah
Destinasi - Selasa, 19 Desember 2017 - 11:01 WIB

Dongkrak sektor pariwisata, Pemkab Majalengka terus berbenah

Dengan kondisi geografis yang sebagian besar pegunungan, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat diyakini mampu meningkatkan sektor kepariwisataan yang akan mendatangkan wisatawan ...
Peluang industri pariwisata di 2018 masih cukup bagus
Destinasi - Selasa, 12 Desember 2017 - 20:23 WIB

Peluang industri pariwisata di 2018 masih cukup bagus

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani mengatakan sejumlah tantangan dan peluang industri pariwisata menjelang tahun 2018 berkembang ...
Targetkan kunjungan wisman, Kemenpar luncurkan program ViWi 2018
Destinasi - Selasa, 12 Desember 2017 - 20:06 WIB

Targetkan kunjungan wisman, Kemenpar luncurkan program ViWi 2018

Kementerian Pariwisata menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada tahun 2018 sebanyak 17 juta. Untuk memenuhi target tersebut Kemenpar bersama ...
Apresiasi kepada media, Kemenpar berikan penghargaan APWI 2017
Indonesia Ku - Selasa, 12 Desember 2017 - 01:23 WIB

Apresiasi kepada media, Kemenpar berikan penghargaan APWI 2017

Kementerian Pariwisata memberikan penghargaan kepada insan media yang telah bekerja sama menyebarkan informasi pariwisata dalam acara Anugerah Pewarta Wisata Indonesia ...