Senin, 20 November 2017 | 16.07 WIB
KiniNEWS>Travel>Indonesia Ku>Oktober Mendatang Danau Toba Ditargetkan Terdaftar di UNESCO

Oktober Mendatang Danau Toba Ditargetkan Terdaftar di UNESCO

Reporter : Rahmat Kurniawan | Jumat, 14 Juli 2017 - 03:49 WIB

IMG-1196

Wakil Gubernur Sumatera Utara Nurhajizah Marpaung (kiri) dan Bupati Karo Tarklein Brahmana serta Bupati sekawanan Danau Toba rapat membahas lima rekomondasi UNESCO untuk usulan kembali Geopark Kaldera Toba yang ditargetkan Oktober 2017. KiniNews/Nur Fatimah.

MEDAN, kini.co.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara manergetkan pada Oktober mendatang Danau Toba sudah didaftarkan kembali ke United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).

Untuk itu semua daerah sekawasan Danau Toba diminta untuk menindaklanjuti lima rekomendasi dari UNESCO serta membenahi geosite-geosite di daerah masing-masing.

“Saya harap lima rekomondasi tersebut ditindaklanjuti karena tinggal perbaikan-perbaikan, maka benahi dengan serius, kendala yang ada agar dikoordinasikan dengan Pemprov,”kata Wakil Gubernur Sumatera Utara Nurhajizah saat memimpin Rapat Bersama Tindak Lanjut 5 Rekomendasi UNESCO Geopark Kaldera Toba dan Rapat Dewan Manajemen BKPEKDT, di Inna Parapat Kabupaten Simalungun, Kamis (13/7).

Nurhajizah menegaskan, selain masalah pembenahan fisik seperti geosite-geosite yang ada di daerah sekitar Danau Toba, agar perlu dilakukan pembenahan Sumber Daya Manusia (SDM) yakni dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat apa itu Geopark Kaldera Toba.

“Kualitas dan pemahaman SDM terhadap geopark Kaldera Toba harus benahi ” katanya.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumatera Utara, Hidayati menyatakan bahwa 5 rekomendasi dari UNESCO menjadi catatan penting yang harus dilaksanakan agar Danau Toba masuk menjadi anggota organisasi di bawah PBB tersebut.

Oleh karena itu, perlu dilakukan percepatan tindaklanjut dari kabupaten sekawasan Danau Toba terhadap 5 rekomendasi tersebut.

“Pada Oktober mendatang, Danau Toba akan kembali didaftarkan lagi menjadi anggota UNESCO. Karena sebelumnya sudah, tapi belum memenuhi syarat sebagaimana direkomendasikan (UNESCO),” tutur Hidayati.

Adapun lima rekomendasi yang dimaksud, kata Hidayati, secara garis besar adalah aktivitas edukasi terpadu pada masing-masing area, yang akan dijadikan andalan sebagai tempat pelaksanaan rekomendasi tersebut. Kemudian panel edukasi yang menguatkan agar segala kegiatan saling berkaitan dan mendukung.

“Selanjutnya bagaimana melaksanakan strategi, membuat inovasi promosi. Setelahnya dilakukan aktivitas Geopark,” tegasnya.

Soal aktivitas Geopark, Hidayati menyebutkan diperlukannya pembenahan sarana dan prasarana di lokasi yang telah ditunjuk.

“Tentu dengan skala prioritas berdasarkan berbagai pertimbangan, sesuai rekomendasi untuk menjadikan Danau Toba layak sebagai warisan dunia yang diakui UNESCO,” katanya.

Pada 2015 lalu, Geopark Kaldera Toba telah diusulkan kepada UNESCO namun karena belum memenuhi persyaratan, pihak UNESCO akhirnya memberikan 5 rekomendasi untuk ditindaklanjuti pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Travel Terkini Lainnya
Industri pariwisata diharapkan ikut perkembangan era digital
Destinasi - Selasa, 14 November 2017 - 11:08 WIB

Industri pariwisata diharapkan ikut perkembangan era digital

Menteri Pariwisat Arief Yahya meminta biro perjalanan manual untuk bisa melakukan transformasi digital menyusul perkembangan era digital.Hal itu disampaikan Arief ...
Penggila durian, cobain yuk ! Hanya Rp50 ribu di Festival Duren Sindangwangi 2017
Kuliner - Kamis, 2 November 2017 - 14:33 WIB

Penggila durian, cobain yuk ! Hanya Rp50 ribu di Festival Duren Sindangwangi 2017

Bagi anda yang doyan durian, jangan lewatkan ya acara ‘Festival Duren Sindangwangi 2017’ yang bakal hadir di Kota Angin Majalengka, ...
Menpar : Indonesia masuki era gelombang ekonomi ke-4
Destinasi - Minggu, 22 Oktober 2017 - 22:34 WIB

Menpar : Indonesia masuki era gelombang ekonomi ke-4

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengingatkan kepada generasi muda, bahwa sudah terlalu lama Indonesia terbuai dan kurang sigap mengantisipasi berbagai “Gelombang” ...
Gang buntu Kawi Raya disulap jadi pusat kuliner
Kuliner - Sabtu, 7 Oktober 2017 - 19:17 WIB

Gang buntu Kawi Raya disulap jadi pusat kuliner

Bagi anda yang bekerja di sekitar Kuningan Madya atau penguni apartemen Rasuna Sahid, Jakarta Selatan tak perlu lagi jauh mencari ...
Agustus 2017 kunjungan wisman naik 1,79 persen
Destinasi - Senin, 2 Oktober 2017 - 23:06 WIB

Agustus 2017 kunjungan wisman naik 1,79 persen

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Agustus 2017 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mengalami kenaikan sebesar 1,79 persen dari sebelumnya ...
100 acara pariwisata unggulan di tahun 2018
Indonesia Ku - Minggu, 1 Oktober 2017 - 19:53 WIB

100 acara pariwisata unggulan di tahun 2018

Kementerian Pariwisata akan memilih 100 Wonders Events yang tersebar di seluruh Indonesia mewakili keunikan budaya dan diselenggarakan sepanjang tahun. Perhelatan ...