Selasa, 12 Desember 2017 | 19.19 WIB
KiniNEWS>Travel>Destinasi>Target transaksi BNI di GAFT 2017 Rp280 miliar

Target transaksi BNI di GAFT 2017 Rp280 miliar

Reporter : Rahmat Kurniawan | Jumat, 22 September 2017 - 12:19 WIB

IMG-1264

Pengunjung GAFT 2017 fase II di JCC, Jakarta, Jumat (22/9) membludak. KiniNews/Rakisa

Jakarta, kini.co.id – PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menargetkan volume transaksi yang cukup besar pada acara Garuda Travel Fair (GATF) 2017. Pada GATF 2017 fase 2 ini BNI menargetkan nominal transaksi Rp 280 miliar.

Direktur Konsumer BNI, Anggoro Eko Cahyo mengatakan target volume transaksi baik kartu kredit maupun debit di GATF 2017 ini sejalan dengan target Garuda Indonesia.

“Target transaksi GATF 2017 fase 2 ini naik tipis dengan realisasi fase 1 pada Maret April 2017 sebesar Rp 250 miliar,” kata Anggoro ketika ditemui disela acara GATF 2017, Jumat (22/9).

Pada GATF 2017 fase 1 lalu, dari total transaksi tersebut BNI berhasil meraup jumlah transaksi Rp140 miliar.

Menurut Anggoro, dalam GATF 2017 ini BNI lebih menyasar pada program penggunaan dan royalti. Hal ini agar nasabah merasa benefit yang dirasakan sebagai pengguna kartu kredit dan debit BNI cukup banyak.

Secara umum Anggoro menargetkan untuk bisnis kartu kredit BNI secara keseluruhan sampai akhir 2017 bisa tumbuh 15% secara tahunan atau year on year (yoy). Saat ini jumlah kartu kredit BNI tercatat sebesar 1,7 juta kartu.

Dikatakannya partisipasi dan dukungan BNI dalam GATF ini dikemas dalam gerakan BNI digiTravel sejalan dengan semangat BNI DigiNation.

Sebelumnya BNI telah meluncurkan program “BNI Digination” yang menjadi sebuah gerakan di seluruh wilayah operasional BNI untuk membantu percepatan literasi transaksi keuangan secara digital bagi masyarakat Indonesia, terutama yang memiliki akses terbatas ke lembaga-lembaga keuangan.

Gerakan ini akan membuka kesadaran publik bahwa teknologi digital dapat diaplikasikan dengan sebaik mungkin dalam meningkatkan kesejahteraan bersama masyarakat Indonesia secara umum.

Beberapa produk digital yang dikembangkan oleh BNI antara lain UNIQKU, BNI Kredit Digital (Digital Loan), BNI Vision, BNI e-Collection, BNI Digital Services, hingga Dashboard Bansos. Beberapa diantaranya juga ditampilkan pada GATF kali ini, seperti UNIQKU. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Travel Terkini Lainnya
Apresiasi kepada media, Kemenpar berikan penghargaan APWI 2017
Indonesia Ku - Selasa, 12 Desember 2017 - 01:23 WIB

Apresiasi kepada media, Kemenpar berikan penghargaan APWI 2017

Kementerian Pariwisata memberikan penghargaan kepada insan media yang telah bekerja sama menyebarkan informasi pariwisata dalam acara Anugerah Pewarta Wisata Indonesia ...
Bali rumah kedua wisman Australia
Destinasi - Senin, 11 Desember 2017 - 10:20 WIB

Bali rumah kedua wisman Australia

Pulau Dewata, Bali masih menjadi tujuan favorit wisatawan mancanegara (wisman) asal Australia bahkan banyak di antara mereka yang sudah menganggap ...
Festival durian Sinapeul diharapkan jadi magnet wisatawan
Destinasi - Sabtu, 9 Desember 2017 - 15:37 WIB

Festival durian Sinapeul diharapkan jadi magnet wisatawan

Festival durian Sindangwangi 2017 yang digelar di Pasar Ikan Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Sabtu ...
Makanan Indonesia Yang Dianggap Orang Bule Ekstrem
Kuliner - Jumat, 8 Desember 2017 - 14:58 WIB

Makanan Indonesia Yang Dianggap Orang Bule Ekstrem

Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya dan kuliner. Itu udah bukan rahasia lagi bagi penduduk dunia.Nah, di antara berbagai ...
Akhir pekan ini, wayang ajen kembali meriahkan Kabupaten Kuningan
Destinasi - Rabu, 6 Desember 2017 - 14:59 WIB

Akhir pekan ini, wayang ajen kembali meriahkan Kabupaten Kuningan

Setelah sukses menggelar Tour de Linggarjati 2017, Kabupaten Kuningan akan menggelar Wayang Ajen pada akhir pekan, Sabtu (9/12) ini. ...
Wapres JK yakin kunjungan wisatawan domestik dan wisman dongkrok ekonomi
Destinasi - Minggu, 3 Desember 2017 - 08:26 WIB

Wapres JK yakin kunjungan wisatawan domestik dan wisman dongkrok ekonomi

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan, kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara saat ini dinilai mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Menurutnya ...