Selasa, 20 Februari 2018 | 22.16 WIB
KiniNEWS>Travel>Kuliner>Gang buntu Kawi Raya disulap jadi pusat kuliner

Gang buntu Kawi Raya disulap jadi pusat kuliner

Reporter : Rakisa | Sabtu, 7 Oktober 2017 - 19:17 WIB

IMG-1274

Pusat kuliner di Gang Buntu Kawi. (KiniNews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Bagi anda yang bekerja di sekitar Kuningan Madya atau penguni apartemen Rasuna Sahid, Jakarta Selatan tak perlu lagi jauh mencari makanan murah sekaligus sehat.

Coba saja anda mampir ke Gang buntu Kawi Raya, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Jika sebelum- sebelumnya hanya ada warung nasi belek alias beteh melek yang buka 24 jam namun dengan menu tanpa daging ayam, kini mulai beraneka ragam kuliner dan jajanan tersedia.

Lokasinya pun strategis, tidak jauh dari Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Cukup berjalan 5 menit memang.

Sejak awal Oktober ini tempat ini diresmikan sebagai sentra kuliner sehat di bawah binaan Pemerintah Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Pembinaan dilakukan baik untuk makanan maupun pedagangnya. Pembuatan makanan harus memenuhi standar kesehatan. Tentu tidak boleh ada pemakaian zat berbahaya seperti pewarna buatan, boraks dan pengawet.

Menurut Asep pedagang di Gang buntu Kawi Raya yang berjualan sudah hampir 20 tahun itu mengaku senang dengan penataan para pedahang.

Tak ada isak tangis penggusuran karena pedagang hanya direlokasi tak jauh dari tempat semula yakni biasanya disepanjang jalan Kawi Raya kini lebih tertib.

Soal pilihan menu makanan cukup murah meriah, mulai dari ketoprak, nasi rames, atau mau jajan bakso, mie ayam, dan masih banyak lagi pokoknya untuk kantong anak kost atau pekerja kantoran tanpa harus jauh-jauh mencari makan siang.

Nah, jangan lupa jika anda nyasar ke gang buntu Kawi Raya sekalian mampir, mereka buka setiap hari mulai pukul 08.00 – 16.00 WIB, atau ada yang 24 jam seperti warung nasi betah melek alias belek.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Travel Terkini Lainnya
Angkat kearifan lokal, ‘Horas Samosir Fiesta 2018′ siap digelar
Destinasi - Jumat, 16 Februari 2018 - 20:44 WIB

Angkat kearifan lokal, ‘Horas Samosir Fiesta 2018′ siap digelar

Calendar of Event Horas Samosir Fiesta 2018 resmi diluncurkan, di Balairung Soesilo Soedarman, Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta, Kamis (15/2) malam. ...
BOP Borobudur didorong kembangkan pariwisata nomaden untuk pertemuan IMF
Destinasi - Sabtu, 10 Februari 2018 - 05:30 WIB

BOP Borobudur didorong kembangkan pariwisata nomaden untuk pertemuan IMF

Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta Badan Otorita Pariwisata (BOP) Borobudur segera mengembangkan konsep pariwisata nomaden "nomadic tourism" sebagai percepatan dalam ...
Kempar pacu maskapai tingkatkan kunjungan wisman
Destinasi - Selasa, 6 Februari 2018 - 23:05 WIB

Kempar pacu maskapai tingkatkan kunjungan wisman

Kementrian Pariwisata (Kempar) memacu industri pariwisata salah satunya dengan menggenjot jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia dengan pesawat. Menteri Pariwisata, ...
Jogja Air Show akan meriahkan langit Parangtritis dan Depok
Destinasi - Kamis, 25 Januari 2018 - 14:34 WIB

Jogja Air Show akan meriahkan langit Parangtritis dan Depok

Bagi anda yang mau liburan dan belum tau mau kemana pada Februari nanti, yuk berkunjung ke Jogja Air Show (JAS) ...
Pengunjung Taman Komodo Dibatasi, Kenapa?
Indonesia Ku - Sabtu, 20 Januari 2018 - 09:50 WIB

Pengunjung Taman Komodo Dibatasi, Kenapa?

Taman Nasional Komodo (TNK) merupakan salahsatu objek wisata anadalan Indonesia yang menarik kunjungan wisatawan mancanegara.Kunjungan wisatawan baik dari dalam maupun ...
Lima tips atasi kantong  bolong saat musim liburan
Destinasi - Selasa, 26 Desember 2017 - 12:43 WIB

Lima tips atasi kantong bolong saat musim liburan

Musim liburan akhir tahun sudah di depan mata. Ada baiknya Anda melakukan segala persiapan agar liburan Anda berjalan dengan lancar. ...