Selasa, 20 Februari 2018 | 22.13 WIB
KiniNEWS>Travel>Destinasi>Menpar resmikan dua homestay Sigapiton

Menpar resmikan dua homestay Sigapiton

Reporter : Rahmat Kurniawan | Sabtu, 25 November 2017 - 18:54 WIB

IMG-1282

Menteri Pariwisata Arief Yahya meresmikan dua homestay Sigapiton di Toba Samosir. Foto: Kemenpar.

Samosir, kini.co.id – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengundang masyarakat di sekitar Danau Toba untuk menjadikan rumah tinggalnya sebagai homestay dan desa dapat menjalankan usaha pariwisata secara mandiri.

Hal itu disampaikan Menpar Arief Yahya saat meresmikan dua Homestay Sigapiton.

Usai mendampingi Presiden Jokowi di Peresmian Terminal Internasional Bandara Silangit, Menpar Arief Yahya langsung mendatangi Desa Sigapiton, Kabupaten Toba Samosir yang terletak di pinggir timur Danau Toba.

Sigapiton adalah sebuah desa kecil, yang oleh Kementerian Pariwisata dijadikan desa pilot project untuk Pengembangan Homestay Desa Wisata. Terakhir, Desa Sigapiton ini ditinjau Menpar Arief Yahya saat kunjungan lapangan pertamanya pada Sabtu (8/7).

Pemerintah sendiri melalui Menpar Arief Yahya telah banyak meninjau lokasi terpenting terkait kesiapan Danau Toba sebagai destinasi prioritas.

Jabu Na Ture

Sekitar sebulan lalu, sejak 15 Oktober 2017, sesuai janji Menpar Arief Yahya, telah berdiri dua unit Homestay “Jabu Na Ture”. Bentuk dan bangunannya terinspirasi dari desain Sayembara Homestay Nusantara dan Homestay Ecopod yang merupakan percontohan homestay yang dibuat dari bahan bambu.

Bambu adalah jenis tanaman yang bisa tumbuh cepat dan berkembang di banyak daerah di Indonesia. Bambu mudah dicari, sehingga mudah maintenance-nya.

Desain Homestay Jabu Na Ture sendiri terinspirasi dari bentuk Jabu Bolon khas rumah tradisional suku Batak Toba namun dengan modifikasi material bambu yang lebih murah dan eco-friendly.

Pembangunan homestay ini didanai oleh Kementerian Pariwisata untuk mensosialisasikan kepada masyarakat luas bagaimana mempertahankan ciri khas setempat atau Arsitektur Nusantara, dan menjadikan homestay sebagai salah satu usaha pariwisata masyarakat.

Menpar menyebutkan, untuk selanjutnya pembangunan homestay sangat terbuka untuk didanai oleh investor lainnya.

Keberadaan dua homestay di tengah masyarakat dan di wilayah otoritatif Danau Toba diharapkan menumbuhkan ketertarikan bagi anggota masyarakat lainnya untuk menjadikan rumah tinggalnya sebagai homestay dan dapat menjalankan usaha pariwisata secara mandiri.

PokDarWis

Menpar Arief Yahya juga sempat berkunjung ke Tomok. Dia meninjau Pasar Cinderamata dan Objek Wisata Budaya Sigale-gale yang ada di depan rumah-rumah adat yang khas itu.

“Ya, jika ingin menjadi global players maka pastikan selalu menggunakan global standard,” tutur Menpar Arief Yahya yang sempat bertemu dengan Kelompok Sadar Wisata (PokDarWis).

Dalam pertemuan dengan PokDarWis itu, diketahui bahwa perrkembangan homestaysemakin marak dan butuh support dari Pemerintah Pusat. Saat ini, telah terdata 14 unit homestay yang membutuhkan bantuan peremajaan dari sisi interior.

Menpar Arief merespons positif informasi dan permohonan dukungan PokDarWis setempat, dan menyatakan Kementerian Pariwisata akan mendukung 20 paket peremajaan interior homestay yang akan diberikan selambat-lambatnya pada Desember 2017.

Sementara itu, untuk revitalisasi bangunan dan toilet, Menpar akan berkoordinasi dengan K/L teknis terkait seperti PUPR.

Menpar juga sudah melihat masuknya instansi lain yang mendukung pariwisata di Tomok, seperti Pelindo, dan berharap PokDarWis dengan didukung bupati setempat semakin gencar berkoordinasi lintas sektor untuk pengembangan pariwisata yang memakmurkan masyarakat lokal.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Travel Terkini Lainnya
Angkat kearifan lokal, ‘Horas Samosir Fiesta 2018′ siap digelar
Destinasi - Jumat, 16 Februari 2018 - 20:44 WIB

Angkat kearifan lokal, ‘Horas Samosir Fiesta 2018′ siap digelar

Calendar of Event Horas Samosir Fiesta 2018 resmi diluncurkan, di Balairung Soesilo Soedarman, Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta, Kamis (15/2) malam. ...
BOP Borobudur didorong kembangkan pariwisata nomaden untuk pertemuan IMF
Destinasi - Sabtu, 10 Februari 2018 - 05:30 WIB

BOP Borobudur didorong kembangkan pariwisata nomaden untuk pertemuan IMF

Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta Badan Otorita Pariwisata (BOP) Borobudur segera mengembangkan konsep pariwisata nomaden "nomadic tourism" sebagai percepatan dalam ...
Kempar pacu maskapai tingkatkan kunjungan wisman
Destinasi - Selasa, 6 Februari 2018 - 23:05 WIB

Kempar pacu maskapai tingkatkan kunjungan wisman

Kementrian Pariwisata (Kempar) memacu industri pariwisata salah satunya dengan menggenjot jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia dengan pesawat. Menteri Pariwisata, ...
Jogja Air Show akan meriahkan langit Parangtritis dan Depok
Destinasi - Kamis, 25 Januari 2018 - 14:34 WIB

Jogja Air Show akan meriahkan langit Parangtritis dan Depok

Bagi anda yang mau liburan dan belum tau mau kemana pada Februari nanti, yuk berkunjung ke Jogja Air Show (JAS) ...
Pengunjung Taman Komodo Dibatasi, Kenapa?
Indonesia Ku - Sabtu, 20 Januari 2018 - 09:50 WIB

Pengunjung Taman Komodo Dibatasi, Kenapa?

Taman Nasional Komodo (TNK) merupakan salahsatu objek wisata anadalan Indonesia yang menarik kunjungan wisatawan mancanegara.Kunjungan wisatawan baik dari dalam maupun ...
Lima tips atasi kantong  bolong saat musim liburan
Destinasi - Selasa, 26 Desember 2017 - 12:43 WIB

Lima tips atasi kantong bolong saat musim liburan

Musim liburan akhir tahun sudah di depan mata. Ada baiknya Anda melakukan segala persiapan agar liburan Anda berjalan dengan lancar. ...