Kamis, 21 Februari 2019 | 19.34 WIB
KiniNEWS>Travel>Destinasi>Wapres JK yakin kunjungan wisatawan domestik dan wisman dongkrok ekonomi

Wapres JK yakin kunjungan wisatawan domestik dan wisman dongkrok ekonomi

Reporter : Ari Syahputra | Minggu, 3 Desember 2017 - 08:26 WIB

IMG-1286

Wakil Presiden Jusuf Kalla membuka even sail Sabang 2017. Foto: Kemenpar

Aceh , kini.co.id – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan, kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara saat ini dinilai mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menurutnya dengan melonjaknya kunjungan wisatawan ekonomi masyarakat akan membaik.

“Kunjungan turis adalah penggerak ekonomi yang sangat besar,” kata JK saat membuka even nasional ke-9 Sail Sabang 2017 di Pelabuhan CT-3 BPKS, Provinsi Aceh, Sabtu (3/12) kemarin.

Menurut JK, pemerintah maupun stakeholder di provinsi paling ujung barat Indonesia harus lebih berperan aktif serta banyak melahirkan inisiatif agar mampu mendatangkan investor untuk mengembangkan potensi alamnya demi kesejahteraan masyarakat.

“Bagaimanapun Pemerintah Pusat pasti mendukung serta membantu pengembangan infrastruktur pendukung industri di Aceh,” ujarnya.

Dia mengakui, pemerintah pusat terus mendorong investasi bidang perikanan serta transportasi yang memadai di pulau terluar paling ujung barat Indonesia.

Lebih lanjut dia mengatakan, juga mengapresiasi kunjungan kapal layar ‘yacht’ pada even Sail Sabang 2017 dari berbagai negara di dunia meliputi Asia dan Eropa.

“Cuaca bagaimanapun Sabang tetap aman dikunjungi dan ke depan perlu dicarikan waktu yang pas sehingga tidak terjadi yang seperti ini,” paparnya.

Wapres JK membuka even nasional ke-9 di Pelabuhan CT-3 BPKS di tengah guyuran hujan deras dan usai pembukaan sejumlah stand pameran ‘wonderful Indonesia’ pun tergenang banjir hingga menutupi matakaki di area pelabuhan tersebut.

Sail Sabang berlangsung sejak 28 November sampai 5 Desember 2017 mendatang itu mengangkat tema ‘Menuju Sabang Gerbang Destinasi Wisata Bahari Dunia’.

Usai pembukaan Sail Sabang 2017, Wakil Presiden Republik Indonesia beserta rombongan menyempatkan naik kapal latih TNI-AL KRI Bima Suci yang sandar di Dermaga CT-3 BPKS Selasa (28/11) dan membawa 94 Taruna, 13 diantaranya Taruni.

Dalam mbukaan Sail Sabang 2017 juga dihadiri Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Pandjaitan, Menteri Pariwisata, Arief Yahya, Menteri Perhubungan, Budi Sumadi, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Travel Terkini Lainnya
Destinasi - Selasa, 29 Januari 2019 - 18:31 WIB

Ekonomi Batam lesu, ritel beken menutup gerai

BATAM kini tidak lagi menjanjikan bagi sebagian ritel berjaringan tingkat nasional. Akibatnya, sejumlah ritel beken memilih menghentikan operasinya.Penutupan ritel nasional ...
Tak Berkategori - Senin, 21 Januari 2019 - 12:40 WIB

Pemerintah persilahkan KPPU selidiki dugaan kartel pada tiket pesawat

MAHALNYA harga tiket pesawat menjadi keluhan pengguna angkutan udara sejak pertengahan 2018, sehingga banyak kalangan menduga terjadi kartel dalam penjualan ...
Mancanegara - Selasa, 15 Januari 2019 - 23:10 WIB

Ada kota di Cina yang tak boleh sembarangan dikunjungi

KOTA Taian di Provinsi Shandong jadi tempat penting bagi masyarakat China. Di zaman dulu, tak sembarang orang bisa datang!Tai Mountain ...
Jelajah - Kamis, 10 Januari 2019 - 22:27 WIB

Garuda Indonesia tampilkan musik akustik di pesawat

MASKAPAI nasional Garuda Indonesia kembali menghadirkan terobosan baru dalam memberikan pengalaman penerbangan yang berbeda kepada pengguna jasa melalui hadirnya hiburan ...
Indonesia Ku - Kamis, 10 Januari 2019 - 22:17 WIB

Indonesia negara paling aman ke-9 di dunia

INDONESIA ditetapkan sebagai salah satu negara paling aman di dunia atau berada di urutan kesembilan menurut laporan Gallup’s Law and ...
Jelajah - Rabu, 2 Januari 2019 - 23:40 WIB

Satpol PP Batam harus bertanggungjawab atas praktik pungli di Jembatan Barelang

KOMUNITAS pecinta wisata Barelang mengeluh pungutan liar (Pungli) di Jembatan Balerang yang kian lama kian meresahkan pengunjung. Mereka meminta Satuan ...