Senin, 19 Augu 2019 | 21.06 WIB
KiniNEWS>Travel>Mancanegara>90 Ribu Orang Jepang Bersemangat Pindah ke Korut, Ternyata Kini Mereka Merasa di Neraka

90 Ribu Orang Jepang Bersemangat Pindah ke Korut, Ternyata Kini Mereka Merasa di Neraka

Reporter : Restu Fadillah | Sabtu, 3 November 2018 - 10:16 WIB

IMG-1339

Jakarta, kini.co.id

Kehidupan di negara lain mungkin hampir selalu terlihat manis di mata kita. Bagaimana warga negara lain bisa hidup dengan rumah yang bagus, makanan yang layak dan bahagia. Sementara kita di negara sendiri hanya hidup pas-pasan bahkan serba kekurangan.

Tak heran jika banyak orang yang ingin pindah dari negaranya untuk memperbaiki kehidupan mereka.

Mungkin itulan yamg ada di benak 90 ribu orang Jepang yang bermigrasi ke Korea Utara (Korut) sejak tahun 1959 hingga 1984.

Orang-orang itu rela bermigrasi karena termakan janji kampanye Paradise of Earth Korut yang menjanjikan kehidupan nyaman bak surga.

Selama masa itu mereka hanya mengetahui bahwa Korea Utara adalah surga di bumi yang dilukiskan sebagai tempat yang indah dan makmur.

Namun, hal sebaliknya justru mereka terima kini mereka merasa di bohongi dan menuntut untuk ganti rugi atas kebohongan tersebut.

Misalnya seorang korban bernama Hiroko Saito, ia pergi ke Korut dengan suaminya dan anak perempuannya yang berusia satu tahun.

Ia mengatakan pada Wahington Post, “Kami telah diberitahu bahwa ini adalah surga, tetapi ini jelas tidak terjadi.”

“Semua orang mulai menangis. Dapatkan saya pergi dari sini. Dapatkan saya kembali ke rumah.” katanya.

Klaim mereka didukung oleh kelompok kampanye Human Rights Watch, yang menyerukan agar orang-orang yang masih tinggal di Korea Utara diizinkan kembali ke Jepang.

Sementara Direktur Jepang organisasi, Kanae Doi, mengatakan, “Para korban ‘Paradise Of Earth’ percaya propaganda, tetapi apa yang mereka temui di Korea Utara adalah neraka, bukan surga.”

Kini Human Rights Watch telah menuntut Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe berbicara pada Kim dan membantu memastikan orang-orang Jepang yang masih di Korea Utara diizinkan untuk kembali.

Doi berkata, “Pemerintah Jepang harus menghadapi perannya dalam memfasilitasi kesalahan sejarah ini, mengakui bahwa korban masih menderita, dan mengatur situasi yang tepat dengan mendukung tuntutan para korban.”

Orang-orang yang pindah dari Jepang ke Korea Utara karena diberitahu bahwa perumahan, makanan dan pakaian akan dijamin sepenuhnya.

Sayangnya, hal itu tidak pernah terjadi justru mereka semakin menderita setelah pindah ke Korea Utara.

Baik pemerintah Jepang dan Korea Utara mendukung operasi tersebut, meskipun mereka sekarang dituduh memancing etnis Korea melakukan kebohongan.

Mereka mengklaim bahwa Korut hanya ingin memenuhi kekurangan tenaga kerja di negaranya tersebut.

Hmm.. Miris ya, untuk itu jangan cepat tergiur janji-janji palsu kehidupan mewah, gaji tinggi dsb di negara lain dulu ya guys. Cek dan ricek dulu, jangan sampai menyesal dan malah gak bisa pulang loh…

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Travel Terkini Lainnya
Destinasi - Selasa, 29 Januari 2019 - 18:31 WIB

Ekonomi Batam lesu, ritel beken menutup gerai

BATAM kini tidak lagi menjanjikan bagi sebagian ritel berjaringan tingkat nasional. Akibatnya, sejumlah ritel beken memilih menghentikan operasinya.Penutupan ritel nasional ...
Tak Berkategori - Senin, 21 Januari 2019 - 12:40 WIB

Pemerintah persilahkan KPPU selidiki dugaan kartel pada tiket pesawat

MAHALNYA harga tiket pesawat menjadi keluhan pengguna angkutan udara sejak pertengahan 2018, sehingga banyak kalangan menduga terjadi kartel dalam penjualan ...
Mancanegara - Selasa, 15 Januari 2019 - 23:10 WIB

Ada kota di Cina yang tak boleh sembarangan dikunjungi

KOTA Taian di Provinsi Shandong jadi tempat penting bagi masyarakat China. Di zaman dulu, tak sembarang orang bisa datang!Tai Mountain ...
Jelajah - Kamis, 10 Januari 2019 - 22:27 WIB

Garuda Indonesia tampilkan musik akustik di pesawat

MASKAPAI nasional Garuda Indonesia kembali menghadirkan terobosan baru dalam memberikan pengalaman penerbangan yang berbeda kepada pengguna jasa melalui hadirnya hiburan ...
Indonesia Ku - Kamis, 10 Januari 2019 - 22:17 WIB

Indonesia negara paling aman ke-9 di dunia

INDONESIA ditetapkan sebagai salah satu negara paling aman di dunia atau berada di urutan kesembilan menurut laporan Gallup’s Law and ...
Jelajah - Rabu, 2 Januari 2019 - 23:40 WIB

Satpol PP Batam harus bertanggungjawab atas praktik pungli di Jembatan Barelang

KOMUNITAS pecinta wisata Barelang mengeluh pungutan liar (Pungli) di Jembatan Balerang yang kian lama kian meresahkan pengunjung. Mereka meminta Satuan ...