Senin, 9 Desember 2019 | 07.47 WIB
KiniNEWS>Travel>Destinasi>Ekonomi Batam lesu, ritel beken menutup gerai

Ekonomi Batam lesu, ritel beken menutup gerai

Selasa, 29 Januari 2019 - 18:31 WIB

IMG-1384

Gerai Golden Truly, di BCS Mall, Batam.

BATAM, kini.co.id – BATAM kini tidak lagi menjanjikan bagi sebagian ritel berjaringan tingkat nasional. Akibatnya, sejumlah ritel beken memilih menghentikan operasinya.

Penutupan ritel nasional dimulai dari Giant yang menutup operasi di pengujung 2018 lalu. Padahal, ritel ini sudah cukup eksis dan membuka gerai di berbagai lokasi Batam.

Berlanjut kemudian dengan Gelael Signature di Jalan Raden Patah, Baloi. Ritel legendaris yang beroperasi sejak awal 2000-an ini harus berhenti dan menyatukan diri dengan ritel sejenis di Simpang Sungai Panas, tepatnya di Palm Springs. Dan, terakhir Golden Truly menutup gerainya di BCS Mall, pada awal Januari 2019 ini.

Menjadi sebuah pertanyaan, apakah fenomena tutupnya dua ritel besar di Kota Batam menjadi bukti bergesernya minat masyarakat dari berbelanja offline menjadi online?

Sejumlah pengamat perdagangan di Batam mengatakan fenomena ini bukanlah akibat dari animo masyarakat untuk berbelanja online. Pengamat perdagangan di Batam, Hendri Kremer, menyebut persaingan ritel di Batam semakin ketat, belakangan ini. “Kondisi ini lebih kepada penawaran dan permintaan, dimana ada persaingan ritel di Batam,” kata Kremer, Selasa (29/1/2019).

Diakuinya, perekonomian di Batam memang sempat mengalami penurunan hingga pertengahan 2018. Namun hal tersebut tidak lantas menjadi penyebab tutupnya usaha, termasuk ritel mengingat perekonomian di kota ini mulai membaik pada pengujung 2018.

“Jadi ini kondisi anomali juga ya di saat sudah perekonomian di Batam mulai beranjak namun masih ada sektor usaha yang masih menurun,” jelasnya.

Kondisi anomali ini, menurut Kremer, disebabkan oleh dua hal. Yaitu perubahan pola konsumsi masyarakat serta cukup ketatnya persaingan ritel di Batam. Hal ini dilihat dari masih banyaknya usaha ritel yang tetap eksis hingga saat ini.

Ritel hingga saat ini masih menjadi bisnis yang potensial. Tren kebutuhan konsumsi masyarakat untuk berbelanja di tempat tersebut masih tinggi walaupun banyak usaha online yang menawarkan hal serupa.

“Tingkat konsumsi masyarakat walaupun menurun tetap masih ada,” katanya

Keberadaan ritel hingga saat ini masih belum tergantikan. Ritel masih menjadi pemasok utama barang-barang kebutuhan masyarakat.

Namun demikian, Kremer mengatakan saat ini pengusaha ritel harus bersaing secara kreatif untuk membaca minat masyarakat.

“Sekarang tinggal bagaimana bisnis ritel membaca tren kebutuhan masyarakat. Mungkin sektor ritel bisa memberikan harga yang lebih bersaing atau hal lainnya,” katanya.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Travel Terkini Lainnya
Tak Berkategori - Senin, 21 Januari 2019 - 12:40 WIB

Pemerintah persilahkan KPPU selidiki dugaan kartel pada tiket pesawat

MAHALNYA harga tiket pesawat menjadi keluhan pengguna angkutan udara sejak pertengahan 2018, sehingga banyak kalangan menduga terjadi kartel dalam penjualan ...
Mancanegara - Selasa, 15 Januari 2019 - 23:10 WIB

Ada kota di Cina yang tak boleh sembarangan dikunjungi

KOTA Taian di Provinsi Shandong jadi tempat penting bagi masyarakat China. Di zaman dulu, tak sembarang orang bisa datang!Tai Mountain ...
Jelajah - Kamis, 10 Januari 2019 - 22:27 WIB

Garuda Indonesia tampilkan musik akustik di pesawat

MASKAPAI nasional Garuda Indonesia kembali menghadirkan terobosan baru dalam memberikan pengalaman penerbangan yang berbeda kepada pengguna jasa melalui hadirnya hiburan ...
Indonesia Ku - Kamis, 10 Januari 2019 - 22:17 WIB

Indonesia negara paling aman ke-9 di dunia

INDONESIA ditetapkan sebagai salah satu negara paling aman di dunia atau berada di urutan kesembilan menurut laporan Gallup’s Law and ...
Jelajah - Rabu, 2 Januari 2019 - 23:40 WIB

Satpol PP Batam harus bertanggungjawab atas praktik pungli di Jembatan Barelang

KOMUNITAS pecinta wisata Barelang mengeluh pungutan liar (Pungli) di Jembatan Balerang yang kian lama kian meresahkan pengunjung. Mereka meminta Satuan ...
Jelajah - Jumat, 21 Desember 2018 - 14:47 WIB

Libur Natal dan Tahun Baru, Ini 3 Tempat Wisata di Bogor yang Recomended

Libur Natal dan Tahun Baru segera tiba. Libur panjang ini, bisa menjadi momen seru untuk dihabiskan bersama keluarga dan teman-teman ...